Inspiring Session with Iman Supriono (FSQ)


Setelah tahun lalu mengadakan seminar Robotika, tahun ini STMIK PPKIA mengadakan program seminar dengan tema Inspiring Session, Untuk Unggul dari Generasi ke Generasi bertempat di Ballroom Swiss-belHotel Tarakan yang akan di selenggarakan pada hari Sabtu, 11 Desember 2010, pukul 08.30 Wita. Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan dalam agenda Kuliah Tamu, dengan Bapak Iman Supriyono sebagai pembicara / narasumber, yang merupakan Direktur SNF Consulting, sebuah lembaga yang melayani konsultasi Finansial atau Keuangan.
Sebagai seorang Trainer, Iman Supriyono telah banyak melakukan pelatihan – pelatihan di banyak perusahaan dan kampus – kampus di berbagai kota di Indonesia, bahkan luar negeri seperti Kuala Lumpur, Singapore, dan Brunei Darussalam, berdasarkan salah satu buku beliau yang berjudul FSQ (Finansial Spiritual Quoitient) banyak memberikan inspirasi dan kiat – kiat melejitkan kecerdasan Finansial dan Spiritual. Dan Tarakan merupakan kota pertama yang mengundang beliau untuk dapat menginspirasi para audience yang terdiri dari Mahasiswa STMIK PPKIA dan beberapa tamu undangan.
Inspiring Session merupakan bagian dari program SNF Consulting yang bukan hanya memotivasi tapi memberikan inspirasi (not just motivating, it is inspiring), untuk keunggulan diri, perusahaan dan masyarakat dalam memahami, mengukur dan melejitkan kecerdasan finansial dan spiritual yang merupakan elemen krusial di dalam membangun pengembangan diri, mengajarkan cara cerdas bagaimana menjadi pribadi, perusahaan, masyarakat dan negara yang mandiri, memiliki kekuatan ekonomi dan cerdas dalam menghadapi masalah finansial dengan cara halal.
Motivator – motivator di Indonesia yang saat ini semakin banyak dan menjamur terbukti hanya dapat memberikan motivasi yang bersifat temporer, hal ini karena kebanyakan motivator hanya memotivasi menggunakan kata-kata hebat yang mampu menyihir pendengar atau audience sehingga menumbuhkan semangat dalam menjalani hidup dengan cerdas emosional dan spiritual, tetapi dalam tindakan finansial merasa kesulitan dan akhirnya banyak membentur masalah karena kurangnya pengetahuan dan wawasan bagaimana cara memperoleh kemudian mengatur keuangan dengan bijak, terstruktur dan terencana namun tetap memandang uang dengan hati jernih dan menggunakan uang sebagai alat bukan sebagai tujuan.
Mahasiswa / I perlu memiliki wawasan tentang cerdas finansial dan spiritual yang akan dipaparkan oleh pembicara, sehingga dapat membangun kecerdasan finansial mahasiswa, mempersiapkan masa depan dengan terstruktur, selain itu mahasiswa/I dapat mempraktekkan bagaimana mengelola keuangan mahasiswa/I itu sendiri sejak dini dan mandiri dalam bersikap dan bertindak, termasuk bagaimana memperoleh pendapatan meskipun masih dalam masa kuliah, misalnya memberikan les/private kepada anak-anak SD, SMP, SMU, disamping mendapatkan uang tambahan mereka bisa terus mengembangkan diri dan skill yang berkaitan dengan jurusan perkuliahan mereka. Selain itu mahasiswa mendapatkan pembelajaran mengembangkan diri dalam bidang Entrepreneurship ketika lulus kuliah dengan Hidden Curriculum.