Aku


Aku

Posted by: rizal saputra on: July 25, 2008
In: cuap – cuap Comment!

iya kan saja walau dia berkata apa, jangan pernah perduli lagi…

Itulah kata yang selalu terbesit di hatiku, ketika semakin dalam aku terjerumus dalam kegelapan dan curamnya hidupku, selalu di takuti oleh bayang-bayang sesal, dan kesal. Pada saat itulah mungkin semua tidak akan kembali lagi pada mula yang terawal, hmm…….

jangan hilangkan aku dari hatimu, mungkin disana ada setitik cahaya untukku. Aku hampir berputus asa, tak pernah terperi lagi, tak terbesit kata di dinding hatimu, benarkah itu maumu???

Ku akhiri yang membuatku hidup, meski berlalu aku ingin kembali padamu, walau dengan denah yang lain, selalu berbeda, tak pernah salah, dan masih banyak peluang akan terbuka, itulah janjimu…….

Akupun terus hidup lagi, semakin lama, semakin membuatku hidup meski aku telah mati, hum wala hum wahum. Mantra hidup mati hidup.

Sebuah kisah akan selalu membekas dan terpatri, seperti luka yang terkenang, mawar tak lagi mampu melawannya, mungkin karena kalah wanginya. Lihatlah langit membiru disana, apa semua yang kau cari ada disana? Apa tujuanmu ?? Lihatlah lagi sebaik-baiknya, sempurnakan inginmu, kebebasanmu, dan hasratmu, penuhi semuanya, lalu jawablah lagi pertannyaan itu untuk kau jawab sendiri, apa kah tujuan hidupmu?? Mampukah kau menjawab setelah semuanya kau raih ? Masih adakah inginmu yang belum terpenuhi ?? Penuhilah hingga tak mampu lagi kau menggenggam, tak cukup lagi kedua tanganmu memeluk, tak sanggup lagi dan tak berdaya kau membendung semua inginmu, penuhilah. Cukupkan dia, puaskan dia. Setelah semua itu, kembalilah kau kepada pertanyaanku, mampukah kau menjawabnya??? atau bahkan kau telah lupa pertanyaan itu hingga tak mampu menjawab, ingatlah kembali pertannyaan itu, kemudian jawablah, sungguh sekalipun kau mampu untuk menjawabnya, aku yakin kau tak yakin.

Pahit manis telah kau kecap, tak berasapun sudah kau jamah, apa lagi yang kau inginkan?? Aku ?? bagaimana dengan Aku ? tidakkah kau menginginkan Aku ? Tengoklah Aku, selalu melihatmu, berharap kau menoleh padaKu agarKu dapat memberikan senyumKu padamu, berharap kau membalas senyumKu agarKU dapat membuat kau penasaran tentang Aku, Aku akan menarikmu untuk mengenalKU dan membawamu dalam kehangatan rumahmu sendiri, agar kau bisa beristirahat dengan tenang setelah kau bekerja keras mencari jawaban atas pertanyaanKU padamu. Lelahmu akan terjawab karena kau masih teringat akan pertanyaan itu. Bagi mereka yang telah lupa akan pertanyaan itu, maka mereka selamanya takkan pernah mendapat jawaban itu, tahukah kau apa jawaban itu ? dengar dan lihatlah bahwa… Akulah jawaban itu, Akulah pencarianmu selama itu, yang membuatmu terluka, terlunta, menangis dan berduka, Akulah yang membuat terminal yang membuatmu mengira itu adalah sesuatu yang akan mengantarmu menuju ke tujuanmu.

Ketika kau datang padaKu, kau tak kan menyesal, kau kan bahagia selamanya.